Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Baskami Ginting Sosok ‘Media Darling’ Layak Terima Award Sahabat Pers

Foto: Penghargaan Sahabat Pers untuk Drs Baskami Ginting diwakili istrinya Riahta br Bukit disamping Wagubsu Musa Rajekshah

MEDAN - Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting dinilai layak menerima award (penghargaan) Sahabat Pers, karena pemberian award itu benar-benar murni dan objektif berdasarkan fakta, sebab politisi senior PDI Perjuangan itu merupakan sosok media darling yang selalu siap dimintai pendapatnya oleh wartawan.

Penilaian ini diungkapkan beberapa jurnalis senior dari berbagai media massa, seperti Wakil Agus Salim Ujung (dari Andalasonline), Firdaus Peranginangin SH (Harian SIB), Mayjen Simanungkalit, Mery Ismail SSos (Harian Realitas), Rabu (2/12/2020) di Medan, terkait dengan beberapa tokoh menerima award (penghargaan) sebagai 'Sahabat Pers'dalam acara Awarding Night yang digelar pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut di Hotel Santika Medan, Minggu kemarin.

Salah satu tokoh yang menerima Award Sahabat Pers versi SPS Sumut, Drs Baskami Ginting yang saat ini menduduki jabatan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, karena sejak puluhan tahun lalu sampai sekarang politisi senior PDI Perjuangan ini memang sosok media darling.
Menurut Wakil Sekretaris SPS Sumut Agus Salim Ujung, pengusulan nama Baskami Ginting sebagai salah seorang tokoh penerima penghargaan 'Sahabat Pers' berasal dari dirinya, dan usulan tersebut diterima sepenuhnya oleh semua pengurus SPS Sumut, termasuk Ketua Farianda Putra Sinik dan Sekretaris Rianto Aghly.

“Sosok Baskami Ginting sangat wajar dan layak ditabalkan sebagai Sahabat Pers, tidak hanya karena dirinya saat ni menyandang status sebagai Ketua DPRDSumatera Utara, tetapi juga karena sejak dulu, beliau memang sudah dikenal sangat humble dan familiar dengan kalangan wartawan," kata Agus Ujung.

Dia mengakui sudah mengenal Baskami Ginting sejak pertama kali duduk sebagai anggota DPRD Sumut pada 1999. "Saat itu Pak Bas juga sudah terbiasa kongko-kongko dengan para jurnalis di dewan, serta tidak pernah mereject saat dihubungi melalui telepon selularnya.
Hal senada dikemukakan Firdaus Peranginangin dan menilai Baskami Ginting tidak saja menjadi narasumber, yang selalu siap dimintai pendapatnya terkait dengan permasalahan yang tengah berkembang di tengah masyarakat, tapi juga figur yang selalu peduli dan siap membantu kapan pun dibutuhkan.

Atas dasar itu, Firdaus mengapresiasi keputusan SPS Sumut yang telah menganugerahkan penghargaan 'Sahabat Pers' kepada Baskami Ginting. "Pemberian penghargaan'Sahabat Pers' kepada Pak Bas, merupakan keputusan yang sangat tepat dan didukung oleh fakta, beliau memang benar-benar bersahabat dengan pers," ujarnya.

Jurnalis senior Mayjen Simanungkalit juga membenarkan, Baskami Ginting memang seorang politisi dan pribadi yang baik. "Beliau itu sudah sejak dari dulu menjadi sahabat pers. Kepedulian dan keberpihakan Pak Bas kepada para wartawan, sudah tidak perlu diragukan lagi," tegas pria humoris yang akrab disapa 'Jenderal Medan' ini.

Sedangkan dalam pandangan jurnalis senior lainnya, Mery Ismail, sosok Baskami Ginting tidak saja bersahabat dengan wartawan yang bertugas di DPRD Sumut, melainkan juga kepada semua jurnalis lainnya yang ada di daerah ini.

"Sebagai seorang pengusaha dan politisi sukses, Pak BG (sebutan dikalangan wartawan) tidak pernah bersikap sombong. Beliau pribadi yang sangat ramah, terbuka dan peduli. Pak BG juga sosok yang mengayomi dan rela berkorban demi membantu para wartawan," kata Mery, wartawan senior Harian Realitas yang sudah puluhan tahun bertugas di DPRD Sumut.
Apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan 'Sahabat Pers' terhadap Baskami Ginting, juga disampaikan wartawan lain yang bertugas di DPRD Sumut, seperti Yoko Soesilo Chow, Jamaluddin, David Susanto, Mursal Iswara, Nur Akmal, Irma Adrian, Hafnida Dalimunthe, Erris J Napitupulu, Isvan Wahyudi, Heru Susilo, dan lainnya.

Menurut mereka, Pak Baskami Ginting memang 'Sahabat Pers' dalam makna sebenarnya. Artinya, beliau tidak hanya selalu siap dimintai komentarnya berkaitan dengan kondisi aktual yang tengah terjadi, melainkan juga bersahabat, dalam arti selalu memperlihatkan komitmennya untuk berkontribusi memberdayakan dan menyejahterakan wartawan. (cut)