Bupati Karo Tinjau Pemasangan Box Curvert, BPPJN II Pastikan Tidak Banjir Lagi

Foto: Bupati Karo Terkelin Brahmana (pakai peci) saat meninjau lokasi pekerjaan box culvert (gorong-gorong) dalam mengatasi banjir di Desa Raya Berastagi.(foto/al) 

Berastagi -  Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH meninjau pemasangan Box Curvert (gorong-gorong) sebagai saluran air yang dikerjakan pihak BPPJN II (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II) Medan, guna mengatasi masalah banjir  yang kerap terjadi di kawasan Suite Pakkar dan Takasima Desa Raya Berastagi Kabupaten Karo.

Bupati Karo berharap pihak BPPJN II Medan dapat memastikan kedalaman pemasangan box curvert harus sesuai dengan rumah-rumah warga yang berdekatan. " Jangan pasang box curvert, jika belum koordinasi dengan depan rumah warga yang akan dipasang, agar tidak terjadi kebanjiran lagi,” katanya.

Sementara pelaksana pengerjaan proyek dilapangan Anif menyebutkan, sejak awal pihaknya tetap berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Kedalaman box culvert dari suite pakkar 1-3,20 meter diupayakan, jika terjadi hujan box curvert dapat menampung debet air. “Hal ini kami pastikan tidak akan ada lagi air meluber dari parit ke jalan raya maupun ke pemukiman penduduk,” katanya.

Melihat peninjauan Bupati Karo terhadap pemasangan box culvert tersebut, seorang warga sekitar Suite Pakkar dan Takasima Desa Raya Berastagi, Juli beru Karo,mengapreisasi dan memberikan acungan  jempol terhadap perhatian Bupati Karo mengurusi banjir di desanya. Karena, setiap turun hujan, wilayah sekitar Suite Pakkar hingga kedepan Takasima sering banjir dan dikeluhkan masyrakat.

“Masyarakat yang sedang melintasi banjir, kerap mengeluh dan menuding Pemkab Karo tidak perduli, karena tidak kunjung diperbaiki. Kami sering mendengar, kata-kata yang kurang simpati dari warga terkait banjir tersebut. Lebih parah lagi, ada Netizen di medsos memposting di lokasi banjir itu ada orang sedang mancing. Postingan itu menunjukkan Pemkab Karo seolah-olah tidak ada tanggungjawab. Padahal lokasi banjir itu bukan ranah kapasitas kewenangan Pemkab Karo, tapi tanggung jawab BBPJN II Medan,” katanya.

" Terimaksih bapak Bupati, yang selalu setia dan tidak pernah surut. Meski sering dibuli dan dikritik, saat banjir melanda seputaran Suite Pakkar dan Takasima, bapak tidak pernah kecewa, tapi tetap eksis meninjau mana kala banjir datang. Apa yang selama ini bapak lakukan mendesak pihak BPPJN Medan, akhirnya dilakukan perbaikan. Saya berharap perbaikan dan pemasangan gorong gorong (box culvert) juga dipasang di depan rumahnya dengan memperhatikan kedalaman box culvert, agar air tidak meluber lagi ke jalan dan ke rumah saya,” pintanya. (al)