Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Reses Masa Sidang I Tahun ke II Sesi 2, Siti Suciati Tampung Masalah PKH dan BPJS Kesehatan Warga Rengas Pulau

Foto: Anggota DPRD Kota Medan bersama warga

MEDAN - Untuk menjemput aspirasi masyarakat, yang tak kunjung di tanggapi oleh aparatur pemerintah Kota Medan dan jajarannya. Selain itu, juga menerima masukkan yang nantinya akan di bawa ke lembaga DPRD untuk di agendakan buat penyelesaiannya.

Untuk itulah Anggota Komisi III DPRD Medan Siti Suciati, SH kembali melaksanakan Reses Masa Sidang I tahun ke II Tahun 2020 sesi ke 2, dengan langsung turun dari rumah ke rumah (Door to door) ke sekitar Lingkungan 28 dan 29 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Selasa (22/12/2020).

Didampingi Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, Siti Suciati bersama rombongan langsung mendatangi rumah masyarakat, dan melakukan dialong interaktif dengan mereka, untuk mengetahui apa permasalahan yang dihadapi saat ini, dan belum ada solusi yang didapat.

Seperti yang di utarakan Ibu Syahara (47) dan Ibu Safrida (45) penduduk Jl. Datuk Rubiah, lingkungan 28 ini mengatakan banyak masyarakat sekitar yang tidak mendapatkan bantuan PKH dan tidak punya kartu BPJS Kesehatan.

"Sebenarnya kami heran, warga yang kehidupan perekonomiannya lumayan malah dapat PKH, kami yang ekonominya pas-pas san tak dapat bantuan PKH. Jadi dimana letak salahnya, cepek kami dibola-bola saat pengurusannya," kata mereka bersamaan.

Sementara itu keluhan Ibu Juli (46) warga Jl. Datuk Rubiah Lingkungan 28, meminta agar lokasi jalan dilingkungan mereka segera di coor atau di con blok. "Dari dulu hingga sekarang jalan kami ini belum pernah di perbaiki oleh Pemko Medan. Untuk itu, melalui ibu Suci, kami berharap usulan ini bisa tersampaikan ke para pimpinan Kota Medan," ucapnya.

Menanggapai hal ini, Siti Suciati berjanji akan segera menindak lanjuti saran dan permintaan dari masyarakat tersebut. "Kami akan meminta dan menyurati Dinas PU, Dinas Sosial, dan BPJS Kesehatan untuk segera menyahuti dan mencari solusi terbaik atas permasalahan ini. Agar masyarakat yang layak mendapatkan PKH dan BPJS Kesehatan bisa terdaftar," jelasnya.

Namu kenyataannya banyak kita lihat saat ini, sambung Politisi Partai Gerindra Kota Medan, memang banyak bantuan dari pemerintah, baik itu BLT, BST, PKH KIP dan bantuan yang lain tidak tepat sasaran.

"Sebab, data yang dipakai oleh Kementrian Sosial merupakan data lama. Sehingga daftar nama penerima bantuan yang dikirim, banyak yang tidak sesuai dengan data dilapangan. Untuk itu saya harap, kedepannya data yang ada lebih akurat dari data yang sekarang ini," harapnya.

Pantauan wartawan, setiap Siti Suciati berkunjung dan menyapa warga dari satu rumah kerumah yang lain. Masyarakat begitu antusias menyapa dan berfoto bersama dengan anggota dewan yang murah senyum dan ramah ini.

Namun, untuk memetuhi prokes Covid-19 yang ditetepkan pemerintah, dengan terpaksa kerumunan warga yang ingin bersalaman dengan Siti Suciati di batasi. Dan 300 ratusan rumah warga masyarakat yang dikunjungi, dirinya tak lupa memberikan kue serta nasi kotak kepada mereka secara tertib. (jd)