Pemprovsu Bantu 500.000 Masker untuk Siswa di Batubara

Pemprovsu Bantu 500.000 Masker untuk Siswa di Batubara



LIMA PULU, pelitaharian.id - Pemerintah Sumatera Utara memberikan bantuan tiga Truk  Masker atau sekitar 500.000 lembar untuk dibagikan gratis kepada siswa di Batubara.

Ketua Satuan tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menyerahkan bantuan kepada Bupati Batubara Ir.H.Zahir, M.AP., mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berprinsip dalam mengambil kebijakan pendidikan di masa pandemi COVID -19 tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran serta tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi COVID 19.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara Riadil Lubis mewakili Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam penyerahan peralatan pencegahan penyebaran Covid -19 yang diterima oleh Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus mewakili Bupati Batubara Ir. Zahir M. AP bertempat di halaman Kantor Badan Penganggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara, Jalan Binjai KM 10. 3 Medan, Jum’at (8/1) Petang.

Lebih lanjut Riadil Lubis mengatakan bahwa peralatan/bahan yang diserahkan ini bertujuan untuk membantu sebagai penambah bagi pelajar kita di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batubara dalam hal pencegahan penyebaran virus COVID -19.

"Bentuk bantuan yang diberikan melalui Pak Gubernur adalah berupa Masker non medis  500.000 lembar, Handsanitizer spray 85.000 botol berisi 60 ml , Stiker Protokol Kesehatan 50.000 lembar dan Face shield kacamata 500 buah serta Cuci tangan portable 100 set, semua ini merupakan komitmen Pemerintah Sumatera Utara kepada masyarakatnya", papar Ka BPBD Sumatera Utara Riadil Lubis.

Kadisdik menyampaikan bahwa Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M. AP., mengucapkan terima kasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara atas perhatian dan bantuan kepada Batubara dan ini sangat membantu sekali.

Masih menurut Ilyas bantuan yang diterima pihaknya akan diteruskan kepada UPTD Satuan Pendidikan yang ada di Batubara guna menambah yang sudah ada dalam mencegah penularan COVID -19.

"Insya allah dalam minggu kedua Januari akan kita terus kepada UPTD sekaligus untuk mengingatkan sekolah kembali secara aktif pada setiap kesempatan sebagaimana yang dipesankan Bupati Batubara untuk menerapkan kebiasan 3M yakni memakai Masker, mencuci tangan pakai Sabun dan menjaga jarak", terang Ilyas.

Ilyas juga mengatakan faktor - faktor yang perlu menjadi pertimbangan Pemerintah Daerah dalam pemberian izin pembelajaran tatap muka antara lain: tingkat risiko penyebaran COVID-19 di wilayah Batubara, Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan daftar periksa, Akses terhadap sumber belajar/kemudahan Belajar Dari Rumah (BDR) dan Kondisi psikososial peserta didik; disamping hal tersebut juga kebutuhan layanan pendidikan bagi anak, yang orang tua/walinya bekerja di luar rumah, Ketersediaan akses transportasi yang aman, dari dan ke satuan pendidikan, tempat tinggal warga satuan pendidikan dan mobilitas warga antar kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa serta kondisi geografis daerah.

"Khususnya Batubara berada ditepian pantai yang jika pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah terus dilakukan, bukan tidak mungkin angka putus sekolahdi Batubara akan meningkat. Bahkan bukan hanya disitu tetapi juga anak didik kami akan kehilangan kesempatan mendapatkan pembelajaran yang baik maupun akan kehilangan karakter menuju profil pelajar pancasila", kata mantan Kepala Biro Humas Protokol Setdaprovsu ini. (gus)

Kadis Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus menerima bantuan Masker dan Sanitizer dari Pempropsu. (Pelitaharian/H.Guntur)


Posting Komentar untuk "Pemprovsu Bantu 500.000 Masker untuk Siswa di Batubara"